Bondowoso,Cakrawala.One–SPPG Dapur Sempol Ijen terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi dan kreativitas pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya tersebut terbukti berhasil menarik perhatian sekaligus selera anak-anak penerima manfaat.
Berdasarkan hasil pantauan Media Cakrawala di PAUD Hayatul Amin, Dusun Mlaten, Desa Jampit, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, sajian menu MBG yang didistribusikan dari dapur SPPG Sempol Ijen disambut dengan antusias oleh para murid. Menu yang disajikan tidak hanya variatif, tetapi juga dikemas secara menarik sehingga mampu meningkatkan minat makan anak-anak.
Sejak paket MBG dibagikan, para murid terlihat langsung menikmati hidangan yang tersedia. Bahkan, dalam waktu singkat, seluruh menu yang disajikan habis dikonsumsi tanpa tersisa. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa kualitas rasa dan penyajian menu benar-benar sesuai dengan selera anak-anak.
Para guru di PAUD Hayatul Amin turut memberikan apresiasi atas kualitas layanan dari dapur SPPG Sempol Ijen. Mereka menilai bahwa menu yang disediakan tidak hanya lezat, tetapi juga memenuhi standar kebersihan dan gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak usia dini.
“Inovasi menu yang diberikan sangat baik. Anak-anak terlihat senang dan lahap makan. Ini tentu sangat membantu dalam mendukung pemenuhan gizi mereka,” ujar salah satu guru di lokasi.
Selain rasa dan tampilan, ketepatan waktu distribusi juga menjadi nilai tambah yang mendapat perhatian positif. Pendistribusian yang konsisten dan tepat waktu memastikan makanan tetap dalam kondisi segar saat dikonsumsi oleh para murid.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa SPPG Dapur Sempol Ijen tidak hanya fokus pada pemenuhan program MBG, tetapi juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan program MBG dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di wilayah Kecamatan Ijen.
Ke depan, kreativitas dalam penyajian menu diharapkan terus ditingkatkan agar anak-anak semakin termotivasi untuk mengonsumsi makanan bergizi setiap harinya.(Suki)












